Sabtu, 13 Agustus 2011

6 Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Kulit Kita



Siapa sangka sering berlama-lama menelepon pacar atau meninggalkan kacamata saat mata minus ternyata bisa merusak kulit kita? Agar tak menyesal di kemudian hari, hentikan enam kebiasaan buruk berikut ini.



1. Bertelepon terlalu lama
Ponsel kita biasa ditaruh di dalam tas (yang bagian dalamnya pasti penuh debu), di atas meja, atau di tempat-tempat lain yang tidak steril. Menelepon berlama-lama menyebabkan kulit pipi bersentuhan dengan ponsel yang penuh bakteri tersebut. Pastikan Anda menyimpan tissue basah antibakteri untuk mengelap ponsel sebelum Anda menggunakannya.

2. Mengabaikan kacamata
Tulisan di kejauhan sudah mulai tak terbaca, tapi Anda masih saja tak mau memakai kacamata? Atau softlens yang biasa Anda pakai mungkin sudah tak akurat lagi karena minus mata sudah bertambah? Jika diabaikan, secara tak sadar Anda akan sering menyipitkan mata saat membaca. Efeknya, kulit cepat berkerut dan terlihat tua.

3. Hairspray
Banyak yang menganggap melindungi wajah dengan tangan saat menyemprot rambut dengan hairspray sudah cukup. Padahal partikel dari hairspray tetap bisa melewati celah-celah tangan dan menempel di wajah. Lain kali, tutupi wajah Anda dengan sehelai handuk bersih saat menyemprotkan hairspray.

4. Malas mengganti sarung bantal
Saat kita tidur, sel kulit mati di wajah akan luluh dan menempel di sarung bantal. Sel mati yang menumpuk itu lama-lama akan berubah menjadi bakteri dan racun. Jadi jika Anda malas mengganti sarung bantal, setiap malam Anda akan tidur di tumpukan bakteri. Hiiii...

5. Terlalu sering mandi air panas
Mandi air panas memang nikmat. Tapi jika dilakukan terlalu sering dan dengan durasi terlalu lama, lapisan luar epidermis akan terkikis dan kulit Anda akan jadi sangat kering.

6. Kacamata hitam berukuran besar
Kacamata hitam model ini adalah favorit para wanita. Tapi mereka seringkali lupa membersihkan kacamata tersebut sebelum memakainya. Padahal kacamata pastilah tidak steril, sementara ia akan menyentuh ujung hidung dan pipi kita selama kita memakainya.

Rabu, 10 Agustus 2011

Gerakan Salat Lenturkan Saraf Tubuh



Kalau saja pesan salat bisa kita terapkan dalam pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, tentu hasil kinerjanya akan optimal dan berkualitas. Dampak positif lain dari salat juga mendatangkan kesehatan.

Jika kita perhatikan dan rasakan dalam gerakan-gerakan salat, dari mulai takbir mengangkat kedua tangan, ruku, sujud, duduk dan gerakan lainnya, jaringan saraf tubuh akan tetap lentur dan rileks.

Dari banyak penelitian, sujud misalnya mampu membebaskan otak saraf dari kegelisahan, rasa resah dan tekanan kejiwaan. Kepasrahan yang dilakukan orang yang sujud membuat otak dan saraf menjadi tenang dan terasa kosong. Seorang yang salat telah berbagi keresahan dan kegelisahan hidupnya kepada Tuhannya sehingga akan terasa ringan.

Dengan ucapan dan gerakan salat kita dapat menyatukan antara hati pikiran dan gerak untuk mencapai khusyuk. Mengapa tahajud pada waktu malam sangat ditekankan? Karena dalam keheningan malam itu kita akan merasakan kedekatan dengan Tuhan.

Setiap gerakan salat adalah bahasa ritual, sejak dari mengangkat tangan, membungkukkan badan, sampai menundukkan kepala ke tanah. Semuanya itu, kalau saja dihayati dengan mendalam, jauh lebih ekspresif ketimbang ucapan seribu kata.

Ketika seorang muslim bersujud dengan khusyuk menundukkan kepala dan menempelkan dahinya ke tanah, maka rangkaian kata-kata tidak cukup untuk mengungkapkan perasaan hatinya ketika bersimpuh menghadap Tuhan.

Dengan demikian seseorang yang salat dengan tertib dan khusyuk akan mampu membuat dirinya dalam keyakinan tinggi untuk menjalani hidup serta kepasrahan tulus atas semua ketentuan Tuhan. Hidup akan tetap optimistis karena selalu dekat dengan Tuhan.

Tips Jitu Sembuhkan Sakit Hati



Hal buruk terjadi dalam hidup dan pastinya dalam cinta. Rasa sakit merupakan sebuah sinyal dan memberitahu kita kalau ada yang harus diperbaiki serta diperhatikan. Tanpa rasa sakit, bagaimana kita tahu kalau tubuh perawatan? Misalnya sakit perut, rasa sakit merupakan cara tubuh memberitahu untuk menjaga makanan yang masuk serta makan dengan teratur atau ada yang salah dengan perut kita (obviously).

Sakit secara emosional juga sama, merupakan cara tubuh memberitahu kalau kita perlu pertolongan. Saat hati kita sakit, dan mempengaruhi keseluruhan hidup kita, artinya waktunya untuk mengobati rasa sakit tersebut. Rasa sakit juga menjadi panduan seperti kompas. Memberitahu bagian mana yang nggak sehat atau merasakan hal yang nggak benar. Yang penting adalah harus jeli mendengarkan “teriakan” atau peringatan yang diberikan tubuh.

Sebagai “korban”, kita sering nggak mendengarkan rasa sakit. Tapi kalau kita berperan sebagai pihak yang bertahan atau survivor, kurang lebih kita seperti membuka diri terhadap rasa sakit tersebut. Kita belajar dari rasa sakit tersebut dan berkembang, serta bertahan.

Melawan rasa sakit membuat kita nggak bisa menerimanya sebagai berkah. Memang bungkusannya nggak menyenangkan, tapi kalau kita beranikan diri untuk membuka bungkusan tersebut, kita bisa mendapatkan ketenangan, pengetahuan lebih akan diri sendiri yang bisa membuat kita lebih tenang dan percaya diri untuk menghadapi apa yang terjadi di masa depan.

Hanya dengan membuka diri pada berbagai emosi, kita bisa mengerti siapa diri kita, kenapa rasa sakit ini bisa muncul dan apa yang kita perlukan untuk membebaskan diri dari rasa sakit tersebut. Caranya dimulai dengan mengamini bahwa ada sisi positif dari setiap kejadian negatif yang terjadi pada kita.

Menjadi survivor memang nggak gampang dan memang lebih mudah untuk menjadi korban dan menangis meratapi nasib. Tapi kalau kamu pengen bangkit, mengatasi rasa sakit dan kesedihan banyak cara yang bisa kamu lakukan.

Coba pikirkan satu waktu dimana kamu merasakan sakit hati yang hebat. Bisa baru-baru saja atau kejadian yang sudah lama terjadi. Ingat-ingat reaksimu atas pengalaman tersebut, apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya dan bagaimana hal itu membuat kamu lebih kuat. Waktu itu bisa, pastinya sekarang juga bisa, kan?

Cari tempat sepi yang bisa memberikan ketenangan untukmu dan sisihkan waktu untuk perasaanmu. Bawa tisu, jurnal, secangkir teh apa pun yang bisa bikin kamu lebih tenang. Tutup matamu dan “nikmati” rasa sakit yang ada. Tolak segala keinginan yang bisa mengalihkan pikiran. Terima kalau saat ini, memang waktumu untuk merasakan rasa sakit tersebut, sesakit apa pun itu.

Bagi apa yang kamu rasakan, pada sahabat, saudara, atau bahkan terapis. Sharing bisa menunjukkan kalau kamu nggak sendiri, walaupun kamu merasa sebagai orang yang paling sendiri di dunia. Berbagi juga bisa jadi salah satu cara untuk melepaskan rasa sakit yang ada.

Sisihkan waktu setiap hari untuk mengobati luka. Cari kesenangan yang bisa membuatmu kalau banyak hal baik ada di depan mata. Rutinitas juga penting. Jadi lakukan hal mudah yang sekaligus bisa mengobati dan menjadi rutinitas, seperti bersepeda, mendengarkan musik, mengurus tanaman atau yoga.

Faktanya, istilah waktu bisa menyembuhkan lupa itu bisa dibilang sebagai sebuah hal yang nggak nyata. Karena kalau memang bisa, nggak bakal ada yang namanya rasa sakit. Untuk lupa atau sembuh memang butuh waktu, tapi tanpa usaha kamu akan bangun pagi setiap hari merasakan sakit yang sama. Teori memang lebih mudah dibanding praktek. Tapi dengan percaya dan yakin, pasti kamu akan bisa melalui dan mengatasi segala rasa sakit yang menimpa.

Jumat, 06 Mei 2011

Sembilan Barang yang Tergilas Ponsel

Telepon selular sepertinya kini menjadi barang “wajib” yang melekat pada diri kita setiap hari. Tapi sadarkah Anda, perangkat mobile ini telah mengambil alih fungsi berbagai barang yang dulu sering digunakan.

Apa saja barang yang tegilas kecanggihan ponsel? Mengutip situs teknologi PC World, berikut adalah daftar sembilan barang-barang yang menjadi daftar “korban” keberadaan ponsel.

1. MP3 Player
Kapan terakhir kali Anda membawa pemutar musik digital ini? Ketika Apple memperkenalkan iPhone pada tahun 2007, era MP3 Player mulai meredup. Kendati Apple juga memproduksi iPod yang juga bisa digunakan sebagai alat pemutar musik, namun penjualannya mulai menurun selama beberapa waktu.

2. Portable Game Consol
Konsol game mulai ditinggalkan ketika orang dapat nge-game di ponsel. Apalagi Sony baru-baru ini meluncurkan ponsel khusus game dengan nama Sony Ericsson Xperia Play dan ada ribuan game yang tersedia di Android Market dan iTunes App Store. Tapi setidaknya, masih ada para pecinta game yang tetap setiap pada portable game consol.

3. Kamera
Tak perlu lagi menenteng kamera untuk mengabadikan gambar. Kini berbagai ponsel sudah dilengkapi fitur kamera dengan resolusi yang tak kalah dibanding kamera saku.

4. Video Player
Soal kemampuan memutar video, saat ini vendor posel sudah berlomba-lomba menghadirkan telepon yang dapat memutar video dengan mulus, layar yang lebih cerah dan tajam. Ada pula ponsel yang memiliki layanan untuk merekam video dan langsung dapat diunggah ke Internet.

5. Alat perekam suara
Selain dapat digunakan untuk berkomunikasi, ponsel juga dilengkapi fitur perekam suara. Meskipun kapasitas suara yang direkam tergantung pada jenis ponselnya, namun layanan ini diperkirakan mampu menggerus pasar alat perekam.

6. Perangkat navigasi GPS
Mengapa harus membeli perangkat GPS terpisah untuk dipasang pada mobil jika ponsel Anda dapat melakukan tugas yang sama? Berbagai perusahaan, seperti Garmin, Magellan, dan TomTom selama ini telah menyediakan perangkat navigasi GPS. Sekarang mereka harus beralih dengan cara menawarkan aplikasi seperti Garmin StreetPilot, yang memberikan arah untuk pengguna smartphone.

7. Personal Digital Assistant (PDA)
PDA adalah perangkat cerdas yang mulai populer pada 2001. Saat itu, PDA dikenal sebagai Pocket PC karena di situ, Anda bisa menulis berbagai catatan, menyimpan ribuan nomor telepon, dan sebagainya. Tapi sekarang PDA mulai meredup karena ponsel dapat menggantikan seluruh fungsi yang ada di sana.

8. Jam tangan
Tak perlu menengok pergelangan tangan Anda untuk mengetahui jam berapa sekarang. Di ponsel, fungsi jam sudah diatur secara otomatis sesuai dengan kinerjanya. Pengguna juga tak perlu repot mengganti baterai seperti pada jam tangan karena baterainya dapat diisi ulang.

9. Gulungan peta
Apakah Anda masih menggunakan peta yang terpampang di atas kertas? Sekarang melalui ponsel Anda bisa menjelajahi wilayah mana saja karena layarnya akan menunjukkan daerah yang Anda maksud. Berbagai aplikasi peta juga sudah tersedia dan dapat diakses secara gratis, seperti Google Map, MapQuest, dan Bing.

10 Sumber Stres Yang Tidak Kita Duga

Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.
Kebanyakan orang menganggap bahwa stres disebabkan oleh tekanan pekerjaan, entah atasan yang bawel atau deadline dan banyaknya pekerjaan yang harus Anda selesaikan dalam waktu yang relatif singkat. Masalah keluarga, perceraian atau perselisihan paham di dalam keluarga. Atau masalah percintaan, entah karena si dia selingkuh, tak memberikan perhatiannya pada Anda atau berbeda pendapat.
Namun tahukah Anda bahwa ternyata masih ada beberapa sumber yang tanpa disadari sebenarnya turut mengambil andil stres yang sedang Anda alami. Cermati beberapa hal penyebab stres berikut ini :

1. Dokter

Saat Anda sakit tentunya Anda akan segera mengunjungi dokter agar cepat diperiksa dan diberi obat bukan? Dokter juga akan memberikan resep serta pantangan makanan yang tak boleh Anda konsumsi. Saat ini tanpa Anda sadari stres bisa muncul tiba-tiba, ‘jadi makan apa nih?’, ‘aduh sampai kapan nih menunya gini’, ‘kalau nanti makan ini terus apa nggak tambah sakit?’, dan berbagai pertanyaan lain yang tiba-tiba muncul memenuhi benak Anda. Stres lainnya juga muncul jika tiba-tiba dokter memvonis penyakit Anda. Yang seharusnya sakit maag menjadi usus buntu. Bukan hal yang tak mungkin, karena beberapa gejala menunjukkan hal yang sama. Dan perlu kecermatan dokter untuk memastikan kondisi apa yang sedang diderita pasien.

2. Teman Curhat

Terkadang dia menelepon Anda tengah malam sambil menangis-nangis, terkadang ia menyita jam makan siang Anda, atau kadang mendadak ia memaksa Anda menginap di rumahnya dengan alasan ia tak ingin kesepian. Semua orang punya masalah, begitupun juga Anda, dan terkadang menjadi stres tersendiri bagi Anda jika ia terus menerus curhat tentang masalahnya. Terkadang Anda juga butuh didengar, bukan selalu menjadi pendengar, ya kan?

3. Hewan Piaraan

Manis dan lucu, menggemaskan dan membuat Anda terhibur, tetapi juga sekaligus bikin stres apabila tiba-tiba mereka sakit, mengajak bermain di saat Anda sibuk, berulah menghancurkan barang. Oh betapa menyebalkannya hewan piaraan di kala itu. Jangan luapkan emosi Anda pada hewan piaraan Anda, mereka tak bersalah, mereka hanya ingin disayang dan diperhatikan.

4. Alarm

Beberapa adegan di film menunjukkan orang paling benci jika alarmnya berbunyi di pagi hari, ada yang membantingnya hingga rusak, ada yang memasukkannya pada laci, ada pula yang menyimpannya di balik bantal. Well, itu bukan hanya terjadi di film saja, tetapi juga di dunia nyata. Terkadang suara alarm sangat mengganggu tidur kita, walaupun ia menyelamatkan dari tugas dan kewajiban yang sedang menunggu. Singkat kata, alarm sangat menyebalkan dan membuat Anda stres dengan suaranya yang memekakkan telinga di pagi hari.

5. Handphone Anda

Entah itu aplikasi chatting, SMS atau telepon di tengah malam, sangatlah menyebalkan! Apakah yang membuat menyebalkan? ringtone yang mereka miliki. Masih enak-enaknya Anda bermimpi dan tidur nyenyak, eh malah dibangunkan dengan telepon yang salah sambung. Sungguh tak menyenangkan bukan?

6. Kunci Anda

Pernah kehilangan kunci di saat Anda terburu-buru? Sepertinya hampir semua orang pernah mengalami hal ini, dan memang sangat menjengkelkan. Anda mungkin berharap seandainya saja kunci bisa di telepon atau di missed call, tetapi nyatanya hal itu tidak mungkin.

7. Status Facebook dan Comment

Facebook, jejaring sosial yang menarik banyak minat orang untuk stay dan online 24 jam di dalamnya. Di sana kita bisa bertemu teman lama, bertemu kenalan baru, pasang status, dan saling mengomentari update status sampai upload foto. Di satu sisi hal tersebut menyenangkan, namun jika ternyata komentar yang ditulis tak sesuai harapan Anda, tentu akan membuat kecewa. Belum lagi kalau Anda menemukan bahwa gebetan Anda ternyata sudah punya kekasih dan sedang dekat dengan orang lain di dalam Facebook. Sungguh membuat mood Anda hancur dalam waktu sedetik saja.

8. Kamar Anda

Kamar pribadi selalu nyaman dengan bantal dan guling yang Anda rindukan di malam hari. Tetapi kamar juga sekaligus dapat membuat Anda stres berat, jika: kamar berantakan, kamar kotor dan aromanya tak sedap, Anda terlalu lama berada di kamar. Masihkah kamar menjadi tempat yang menyenangkan? Tentunya tidak, kamar menjadi tempat yang paling membosankan!

9. Komputer

Komputer adalah benda yang cerdas dan sangat membantu dalam beberapa hal, tetapi sekaligus membuat kita gemas apalagi jika tiba-tiba ia mati di saat program masih berjalan, atau ia tak mau diatur di kala kita menginput suatu perintah.

10. Berita Televisi

Berita memang sangat penting sebagai sumber informasi untuk kita, namun jika terlalu banyak berita meresahkan, entah itu demonstrasi bencana alam, atau resesi ekonomi semua hal itu justru membuat Anda stres dan malah berpikir yang tidak-tidak.

Senin, 25 April 2011

Video Klip Nano- Sebatas mimpi


Download video clip Nano Sebatas Mimpi




Saat pertama
Ku dekati dirimu
Menuruti semua inginmu

Dan tiba waktumu
‘tuk beri jawaban
Ternyata kau anggap aku
Hanya teman

Reff:
Bawalah aku ke dalam mimpimu
Aku tak ‘kan kecewakan kamu
Walaupun itu semua
Hanya sebatas mimpi

Jadikan aku kekasih hatimu
Aku menginginkan kamu
Sungguh-sungguh merasa
Ku jatuh cinta

Telah berbagai cara
‘tuk dapatkan hatimu
Tetap saja kau anggap aku
Hanya teman

Back to Reff:

Selasa, 22 Maret 2011

Manfaat dan bahaya coklat

Coklat biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang untuk pasangan. Selain lezat, cokelat memang dikenal bermanfat untuk kesehatan.

Riset dan penelitian banyak yang membuktikan bahwa coklat memiliki khasiat untuk kesehatan. Zat bio-aktifnya berupa anti oksidan memang diyakini bermanfaat dari sisi medis, dan secara psikologis mengkonsumsi coklat pun dapat menimbulkan rasa nyaman.

Meskipun begitu jangan sampai terperdaya dengan khasiat dari makanan manis nan lezat ini. Ada baiknya mempertimbangkan lagi atau pun lebih bijaksana memilih produk coklat, karena bukan mustahil Anda justru akan mendapat kerugiannya ketimbang manfaat yang diharapkan dari makanan ini.

Coklat sebagai kudapan muncul setelah sebuah jurnal kesehatan ternama dalam edisi terbarunya menyatakan bahwa khasiat coklat kini sudah banyak "disalahgunakan". Untuk itu perlu dipertimbangkan lagi.

Pada jurnal Lancet yang melaporkan bahwa banyak produsen coklat kini justru menghilangkan kandungan flavanols karena rasanya yang pahit. Walhasil, banyak produk coklat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. Padahal kedua zat ini justru merupakan musuh bagi jantung dan pembuluh darah.

Banyak riset yang menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan menghilangkan capek. Tetapi menurut artikel yang ditulis dalam jurnal Lancet, coklat justru bisa memperdaya.

"Ketika perusahaan coklat membuat gula-gula, bahan coklat alami padat yang membuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols yang rasanya pahit, justru dihilangkan. Oleh karena itulah, coklat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak mengandung flavanol.

"Konsumen juga selalu dibuat buta dengan kandungan flavanol dalam coklat sebab produsen jarang memberi keterangan mengenai informasi ini dalam produknya," tulis Lancet. Jurnal tersebut juga menekankan bahwa meskipun flavanols terkandung dalam sebuah produk coklat, para pecinta coklat harus tetap mewaspadai zat atau kandungan lainnya.

"Setan dalam coklat hitam adalah lemak, gula dan juga kalori yang terkandung di dalamnya. Untuk mendapatkan khasiatnya buat kesehatan, untuk yang suka makan coklat hitam dalam jumlah sedang harus menyeimbangkannya dengan mengurangi asupan makanan lainnya. Ini pekerjaan yang tak mudah bahkan untuk yang rajin menjaga asupan kalori sekalipun," ungkap Lancet.